Makna Tersirat Dalam Mie IKM Buatan Tim 6


Sebanyak 7 tim yang terdiri dari 47 guru dan tenaga kependidikan antusias mengikuti cooking contest yang merupakan bagian dari perayaan peringatan HUT SMAN Modal Bangsa Arun dan Hari Guru Nasional yang diadakan di SMA Negeri Modal Bangsa Arun, Selasa, (29/11/2022).

Para peserta sangat bersemangat dalam mengikuti lomba yang dimulai pukul 10.00-12.00 wib. Mereka terlihat kompak dan saling berkolaborasi dalam membuat produk makanan yang berbahan dasar mie. Sesekali diselingi dengan senda gurau antar tim sehingga membuat suasana jadi semakin ramai dan penuh tawa.

Tim 6 yang beranggotakan Hulwaninur, S. Pd, Bukhari, S. Pd, Maimun, S. Pd. I, Drs. Mahdani Usman, Ananda Diana, S. Pd, Juliani, S. Hi, dan Rahma, S. Pd, mengangkat tema masakan Mie IKM (Implementasi Kurikulum Merdeka). Ide tersebut terinspirasi dari kurikulum baru yaitu Kurikulum Merdeka. “Jadi karena kita Kurikulum Merdeka, mienya pun harus merdeka,” ujar Ananda Diana sambil tersenyum.

Adapun bahan baku yang digunakan seperti mie caluk, kulit lumpia, wortel, daun sop, seledri, dan bumbu-bumbu lain. Mie IKM juga menggunakan saos dan mayones sebagai bahan cocolan.

Proses pembuatan dimulai dari menumis bumbu, lalu setelah matang masukkan wortel dan daun bawang. Setelah wortel dan daun bawang empuk, masukkan mie dan diaduk hingga merata, selanjutnya angkat dan baluti dengan kulit lumpia dan digoreng di atas wajan yang berisi minyak yang sudah dipanaskan.

“Mie kami ini unik, kalau orang-orang mienya itu nampak, kami mie nya tak terlihat,” terang Ananda Diana. Selama cooking contest berlangsung, Maimun yang berkeliling pun mengatakan bahwa di antara semua tim, tim 6 yang masakannya paling wangi. Memang benar, aroma yang tercium bisa membuat siapapun tergoda.

Jarum jam menunjukkan pukul 11.30 wib dan tim 6 telah selesai memasak dan hasilnya terhidang di atas meja. Ananda Diana, mewakili anggota tim 6, merasa puas dengan hasilnya. “Luar biasa, memuaskan dan sesuai ekspetasi. Tampilan dari dalamnya mienya yang tak nampak. Ini tuh seperti filosofi Aceh Boh lam Oen,” jelas Maimun. Boh lam oen adalah tamsil yang biasanya disematkan untuk aneuk dara (anak gadis). Jika dalam sebuah gampong ada gadis yang sangat terjaga keimanannya, tingkah lakunya, akhlaknya serta terlindungi auranya dengan baik, maka ia disebut sebagai boh lam oen. [RAN]


Tags: siswamenulis

About The Author

Rania Syakira

Siswa SMAN Modal Bangsa Arun. Tahun masuk 2022/2023.

Comments